Bandar Bola – Stop Share Cerita Terorisme, Ini Alasannya

Bandar Bola – Stop Share Cerita Terorisme, Ini Alasannya – Belakangan berbagai runtutan kejadian terorisme terjadi. Baik dari Mako Brimob yang sempat dikuasai oleh para napiter selama puluhan jam. Hingga kejadian teror bom yang menguncang 3 gereja di Surabaya dalam waktu yang hampir bersamaan. Tidak heran kejadian menggemparkan ini juga gempar di media sosial. Baik saksi maupun media ramai membicarakan kejadian ini. Di berbagai media masa, baik elektronik, cetak, hingga online membuat berita ini menjadi headline mereka. Berbagai gambar, foto, update keadaan terkini dibagikan dan diberitakan. Masyarakat juga tidak kalah heboh dengan ikut membagikan. Tidak jarang media sosial disulap menjadi media massa dengan mendadak para pengguna media sosial menjadi wartawan dadakan.

Baca Juga: Karena Iri, Dosen Kirim Bom Untuk Pernikahan Anak Rekan

Namun dihimbau untuk berhenti membagikan atau share gambar, video dan lain sebagiannya yang memberitakan kejadian teror ini. Alasannya? Salah satunya adalah efek yang diakibatkan dari pemberitaan untuk korban dan orang-orang terdekat korban. Secara psikologis kejadian teror itu memberikan kesedihan bagi para korban dan keluarganya. Jadi sebaiknya, atas dasar empati memang dihimbau untuk tidak share kejadian itu.

Efek berikutnya adalah menghadirkan trauma untuk orang-orang yang pernah berada di daerah kejadian tersebut. Hanya dengan mengingat mereka pernah berada di tempat itu, akan menghadirkan trauma tersendiri untuk mereka. Foto-foto dan video yang tersebar akan menghadirkan trauma dari melihat dan menjiwai rekaman tersebut.

Efek lain yang sangat mengerikan adalah, dengan share dan menghadirkan ketakutan itu lagi dan berulang kali di media sosial. Kita ikut memberikan rasa “keberhasilan” untuk para pelaku teror. Dimana itu adalah tujuan dari perbuatan teror yang mereka sengaja buat untuk menakuti atau mengadu domba.

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *